Halaman

Kamis, 09 Februari 2012

Google Drive Siap Goyang Dropbox

 
Jakarta - Layanan penyimpanan online seperti Dropbox dan Box.net sebentar lagi akan mendapat pesaing baru. Tak tanggung-tanggung, pesaing ini berasal dari raksasa teknologi Google.

Dilaporkan, Google akan segera merilis Google Drive. Rumor mengenai layanan penyimpanan online berbasis cloud tersebut sendiri dengungnya sudah terdengar lama.

Seperti layanan yang dibuat oleh startup asal Sillicon Valley lainnya, Google Drive juga memungkinkan orang untuk menyimpan foto, dokumen dan video di 'awan'. Google akan mewadahi file-file tersebut di servernya sehingga orang bisa dengan mudah berbagi file ke orang lain.

Kehadiran Google Drive merespon perkembangan piranti mobile yang terkoneksi dengan internet seperti smartphone dan tablet. Selain itu, kelahiran cloud computing turut menjadi pertimbangan Google dalam merilis calon produk barunya ini.

Salah satu yang dijagokan dari model penyimpanan online ialah kemudahan dalam mengakses file yang telah tersimpan, dari piranti yang berbeda-beda. Dikutip dari WSJ, Kamis (9/2/2012), perilisannya akan dilakukan mungkin pada beberapa minggu atau bulan ke depan.

Layanan itu akan digratiskan bagi sebagian besar konsumen dan pelaku bisnis, namun bagi yang menginginkan kapasitas tambahan, ia akan dikenai biaya.

Selain akan bersaing dengan Dropbox dan Box.net, Google juga harus siap menghadapi kompetisi dengan iCloud besutan Apple. Google sendiri sudah memiliki 'amunisi' untuk menyukseskan layanannya tersebut.

Infrastruktur cloud yang kuat untuk penyimpanan dan penyokong semua layanannya sudah ia miliki. Infrastruktur ini mensupport pencarian web mereka, situs YouTube dan berbagai aplikasi web seperti Google Docs.

Sumber : Click Here



Menerima Pemesanan Skripsi dan Source Code Aplikasi Database Menggunakan VB 6.0
Hubungi Hp: 085260656574 Or Email rumoh_kuta@yahoo.com

Baca Juga>>>>>

Printer Laser Lebih Hemat 60% Ketimbang Inkjet

Jakarta - Konsumen di Indonesia barangkali lebih berminat pada printer inkjet yang murah harganya ketimbang printer laser. Namun ternyata, penggunaan printer laser diklaim jauh lebih hemat dalam jangka panjang.

"Memang harga printer laser lebih mahal ketimbang inkjet. Namun dalam jangka panjang, penggunaan printer laser bisa lebih hemat biaya sampai 60%," kata Jolene Yeo, Marketing Manager Fuji Xerox Asean di Energy Building, Jakarta, Rabu (8/2/2012).

Penghitungan tersebut berdasarkan estimasi pemakaian 36 ribu kertas selama 3 tahun. Ongkos yang dikeluarkan dengan printer laser diperkirakan sebesar USD 1.368 dibandingkan USD 3.600 dengan printer inkjet.

Yeo juga mengklaim printer laser lebih mumpuni secara teknologi dibandingkan dengan inkjet. Misalnya kecepatan melakukan print dapat lebih singkat dan hasil cetakan lebih bagus.

Fuji Xerox memprediksi printer laser lambat laun akan lebih diminati dibanding printer inkjet. Mereka pun berupaya mengedukasi konsumen di Indonesia mengenai kelebihan printer laser.

"Di sektor UKM, akan semakin banyak yang beralih menggunakan printer laser," imbuh Yeo. Di tahun 2012, pertumbuhan pasar printer laser di Indonesia diproyeksi sekitar 17%.

Sumber : Click Here



Menerima Pemesanan Skripsi dan Source Code Aplikasi Database Menggunakan VB 6.0
Hubungi Hp: 085260656574 Or Email rumoh_kuta@yahoo.com

Baca Juga>>>>>
 




Kelelahan, Gamer Tewas di Dalam Bilik Warnet

Taipei - Chen Rong-yu, 23 tahun, ditemukan tewas setelah bermain game online selama beberapa jam. Saat ditemukan jenazah sudah dalam kondisi kaku duduk di atas kursi sembari memegang mouse dan keyboard.

Chen diketahui mulai bermain game online League of Legends sejak Selasa malam di salah satu warnet di New Taipei, Taiwan. Namun ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa pada keesokan harinya waktu setempat.

"Terakhir pelayan melihat ia (Chen-red) sedang berbincang di telepon pada Rabu siang," kata polisi yang menyelidiki, dikutip detikINET dari Sydney Morning Herlad, Senin (6/2/2012).

Belum diketahui penyebab kematian Chen, namun polisi menduga akibat serangan jantung yang dipicu oleh kelelahan karena bermain game nonstop, kurang bergerak, dan cuaca yang amat di dingin di dalam warnet tersebut.

"Chen sudah duduk di sana selama lebih dari 9 jam di antara 30 pengunjung warnet yang tidak mengetahui jika ia sudah tak bernyawa," tambah petugas polisi.

Sumber : Click Here



Menerima Pemesanan Skripsi dan Source Code Aplikasi Database Menggunakan VB 6.0
Hubungi Hp: 085260656574 Or Email rumoh_kuta@yahoo.com
Baca Juga>>>>>
 

6 Kiat Melawan Kecanduan Ponsel



 


London - Manusia zaman sekarang banyak yang kecanduan memakai ponsel, terutama smartphone seperti BlackBerry, Android, ataupun iPhone. Padahal penggunaan ponsel yang berlebihan bisa merugikan.

Itulah yang dikemukakan profesor Cary Cooper, pakar psikologi di Lancaster University, Inggris. Ia berharap pengguna bisa membatasi waktu memakai ponsel karena bisa berdampak negatif.

"Melihat layar secara konstan membuat Anda menjauh dari orang, Anda tidak berinteraksi dengan dunia nyata atau menghadapi masalah Anda," ucap Cooper.

Smartphone memang bisa membuat adiksi. Menurut Cooper, salah satu penyebabnya karena karena pengguna tidak pernah tahu kapan akan mendapat email, SMS atau pesan yang menyenangkan sehingga mereka terus mengecek handsetnya untuk mencari kesenangan.

"Menjadi subjek aliran data yang konstan atau overload informasi menghadirkan risiko nyata ketidakpedulian terhadap informasi yang benar-benar diperlukan dan menjadikan Anda kurang mengontrol kehidupan," ucapnya.

Berikut beberapa tips Cooper untuk melawan kecanduan ponsel dan agar hidup lebih sehat, seperti detikINET kutip dari The Sun, Selasa (3/1/2012):

1. Kurangi pemakaian ponsel secara bertahap

Ponsel tetaplah benda yang sangat berguna sehingga tidak mungkin untuk tidak menggunakannya sama sekali. Bahkan tiba-tiba tidak memakai smartphone dari yang semula kecanduan bisa lebih merusak secara psikologis. Untuk melawan kecanduan, Cooper menyarankan untuk mematikan handset beberapa menit sehari, kemudian lebih lama pada hari-hari berikutnya.

2. Tahu tempat untuk menggunakan ponsel

Seseorang harus tahu dan menyadari kapan untuk tidak menggunakan handset. Seperti saat sedang berkendara karena bisa memecah konsentrasi dan berujung pada kecelakaan. Atau mungkin pada acara-acara sakral.

3. Banyaklah berbicara

Perbincangan di dunia nyata tak dapat digantikan dengan obrolan via ponsel atau berkirim pesan. Berbincang muka dengan muka memberi lebih banyak pemahaman apa yang dirasakan lawan bicara dan bagaimana respon yang tepat. Menurut Cooper, komunikasi banyak melibatkan bahasa tubuh dan hubungan yang nyata tak akan terjadi hanya dengan percakapan via ponsel.

4. Banyak berolahraga

Banyaklah berolahraga dan tinggalkan handset Anda. Olahraga bisa membuat perasaan senang dan bisa mengobati depresi yang mungkin terjadi akibat penggunaan smartphone yang berlebihan.

5. Ukurlah pemakaian ponsel

Seorang pengguna ponsel mungkin tidak menyadari betapa banyak waktu yang mereka pakai untuk menggunakannya dan apa saja yang telah mereka lewatkan. Padahal momen momen terbaik terjadi di dunia nyata, seperti ciuman pertama atau berbincang-bincang dengan menyenangkan bersama orang-orang terdekat.

6. Gunakan dengan bijaksana

Ponsel tidak dapat dibantah bermanfaat bagi kehidupan. Misalnya, banyak aplikasi yang berguna untuk membantu hidup menjadi lebih baik atau sebagai sarana berkomunikasi dengan rekan yang jauh. Tapi menurut Cooper, alangkah baiknya untuk menggunakan handset dengan bijaksana sampai dalam taraf tidak mengganggu kehidupan sosial pengguna.


Sumber : Click Here


Menerima Pemesanan Skripsi dan Source Code Aplikasi Database Menggunakan VB 6.0
Hubungi Hp: 085260656574 Or Email rumoh_kuta@yahoo.com
Baca Juga>>>>>

Mengajari Kucing Liar

Seorang gadis muda mengadopsi kucing liar. Hal itu membuat orangtuanya tertekan, karena kucing mulai menggunakan bagian belakang sofa mereka sebagai tempat menggaruk.

"Jangan khawatir," ayah meyakinkan ibu, "Akan saya latih dia dalam waktu singkat."

Ibu mengamati selama beberapa hari ketika ayah dengan sabar "melatih" hewan peliharaan baru. Setiap kali kucing itu menggaruk, ayah menempatkan dia di luar ruangan agar memberinya pelajaran.

Kucing belajar dengan cepat. Selama 16 tahun berikutnya, setiap kali kucing itu ingin pergi keluar, ia menggaruk bagian belakang sofa.